Sabtu, 31 Januari 2009

Back with Her 29th January 2009

Akhirnya aku kembali lagi bersamanya untuk merajut kembali kehidupan cinta yang berantakan. AKu antara senang dan Kaget, ternyata mamanya belum diberi tahu kalau aku dan dy udah balikan lagi. Dan ternyata pada hari jumat, 23 Januari 2009, mamanya tau kalo qt udah putus dan dia disuruh untuk focus dulu ke kuliahnya seperti janjinya “dy ga bakal pacaran sebelum lulus kuliah”.

Aku cuman minta dia bilang aja kepada orang tuanya kalao udah balikan, yah aku juga udah siap dengan segala resikonya. Bisa saja kita backstreet, eheheheh..kalo gitu, aku ga bisa dong main ke rumahnya, dan ga bisa ke jogja lagi. Yah..tapi sejujurnya aku mau dia berkata jujur kepada ortunya, aku ga mau menjalin hubungan yang tidak disetujui.

23th January 2009 Confession

Hari ini aku tidak tahu harus seneng atau tidak, Sita mengajakku bertemu ke tempat eyangnya, tempat yang penuh kenangan. Kita saling berbicara, dan yang paling bikin aku kaget adalah saat dia mengakui bahwa teman SDnya mendekati dia lagi, dia sering datang ke kosnya, dan memberikan perhatian yang lebih daripada yang aku berikan kepada Sita.

Yang paling buat aku kaget adalah, ternyata Sita ingin berniat balas dendam kepadanya degan memberi harapan kosong. Aku ingin marah pada sita tapi aku ga bisa, percuma, itu sudah terjadi, dan itu terjadi ketika aku masih menjadi kekasihnya. Bisa dikatakan itu telat lah. Yah, saat itu juga ketakutanku muncul karena dia mengaku setelah terjadi, bisa aja dia mengaku kalo ternyata dy juga udah ada orang lain, pas qt jadian, tapi aku buang jauh-jauh pikiran itu, hahaah that’s why men never remember, karena pria lebih memilih untuk memperbaiki dan terus menatap ke depan.

Dia juga berkata kalau selama ini dia takut, semanjak aku sedang KKN, sempat berkata kalau dalam KKN bisa saja cinlok. Hello babe..kalo masalah ketakutan aku juga sama, karena dy teman lelakinya banyak, tetapi aku tidak pernah mempersoalin, karena aku benar-benar percaya kepadanya, hahaha saking percayanya ternyata aku tidak pernah diceritain kalo ternyata dy pernah pengen memberi balas dendam kepada teman SDnya dengan mau diajak makan, dsb (dy ceritanya cuman diajak makan doang, yang laen nggak, yah ada atau nggak ntar urusan dy ma yg di Atas, yang jelas sepandai-pandainya menyimpan sesuatu yang busuk, pasti baunya akan tercium juga...jadi bwt apa gw pikirin). Takut karena aku punya temen ce banyak, tapi aku ga pernah mempersoalin dy punya temen co banyak...Yah siapa yang adil dan ga bisa ditentuin oleh pembaca.